Kilgorerindom6's website

Our website

17
Se
Belajar Menganalisa Prediksi Dalam Pertandingan Bola
17.09.2017 05:54


Tatkala menonton sayembara sepakbola dalam layar sebelah hadapan kita kerap disajikan kesibukan tebak skor yang dijalani para spesialis. Walau memikat, saya gak percaya tumbuk skor ialah sesuatu yang seharusnya dilakukan.

Kalau sekadar untuk fun and games bolehlah, tapi tentu tidak perlu dianggap serius sebab tidak ada dasar logika yang cukup untuk menebak skor akhir 1 buah pertandingan.

Luar biasa dengan menetak siapa kru yang hendak menang -- atau jika pertandingan hendak berakhir dengan seri. Menebak seperti itu natural saja dilakukan, walau pada akhirnya sepak bola itu bundar sehingga pemenang pun terkadang kali melenceng diprediksi. Mengapa? Karena tersedia tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui vokal ini saya akan sebarkan beberapa trik membuat prediksi yang jitu. Bukan berguna saya saja benar dalam memprediksi sebuah pertandingan. Pasti lah tidak, walau dengan sekutil berbangga (sediiiikit saja) abdi memiliki rekor kebenaran dugaan yang sempurna tinggi: pada umumnya 3 dari 4 antisipasi saya cocok kenyataan.

Dua bulan pra terjadi, aku memprediksi hendak terjadi All German final di Perhubungan Champions. Dalam final, termasuk di depan ribuan warga Surabaya yang membanjiri sebuah kegiatan nonton bareng, saya memprediksi Bayern Munich akan meruntuhkan Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben sebagai penentu kemajuan. Sebelum tersebut saya pula meyakini jika Atletico Madrid akan menundukkan Copa Del Rey. Belakang, saya mencari Belanda mau mengalahkan Nusantara dengan skor 3-0.

Yang ingin hamba tekankan disini adalah; bayangan bisa sah bisa khilaf, tapi yang penting sebuah prediksi telak harus punya dasar pikiran atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, satu buah prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, satu buah keberuntungan semata.

Dengan analisa yang sahih maka unsur keberuntungan makin kecil. Siapa pemenangnya tetap aja tidak siap diprediksi berdasar pada 100%, makin prediksi hal skor konklusi. Akan tetapi, presentase kemungkinan kejituan prediksi menumpuk tajam.

Hamba ajak Kamu untuk mengkritik beberapa prediksi terakhir beta guna menjabarkan beberapa kepercayaan penting yang saya serius akan produktif bagi Kamu saat mengira memprediksi pertandingan.

Di antara prediksi yang hamba sebut pada atas, kejituan soal Atletico saya akui beruntung [karena sepakan Real Madrid berkali-kali menyerempet mistar gawang Atletico]. Meski pun demikian terdapat logika di belakang dugaan tersebut: Atletico juara walaupun Real Madrid jauh lebih berkualitas. Prasarana masa mengutuskan ketidakrukunan pemain Madrid secara pelatihnya, Jose Mourinho, dan bahkan ketidakrukunan di antara pemain sendiri.

Mulai media asing saya memperoleh kabar kalau Ronaldo dan Mourinho pula tidak cocok (berita mengenai hal berikut baru terserondok di Indonesia beberapa zaman lalu). Serupa pelatih saya paham resmi arti kesejahteraan tim dalam dan pada luar tempat dan dampaknya bagi prestasi tim. Hal ini ditambah faktor Falcao yang sedang on fire, yang menciptakan saya degil memilih Atletico sebagai pemenang.

Tips prediksi 1: Pertimbangkan suasana pada tim, bahkan saat 1 buah turnamen berlaku di mana pemain mesti terus simpatik tanpa dapat menghindari rekan-rekannya.

Tip prediksi 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung / saat pertentangan cup, kemonceran striker demi menentukan. Tatkala pertandingan permufakatan kualitas kali panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta semua elemen menyunggi lainnya. Saat laga cup/turnamen kemonceran striker lebih mengukuhkanmenjadikan, walau daya keseluruhan menjulang juga mesti dipertimbangkan.

Tatkala memprediksi kontrol Belanda 3-0 atas Nusantara saya menjaga hati nurani. Secara subjektif aku membela Indonesia tentunya. Akan tetapi, saat memakai kacamata bertato objektivitas, kalian semua wajar setuju jika Belanda rumpang di atas Indonesia. Dan lalu mengapa tidak memprediksi skor akhir yang lebih nyata? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat adapun Indonesia akan bermain melimpah gairah, oleh karena itu akan sanggup mereduksi pertikaian kualitas. Jadi, skor tipis atau buntal bisa sekadar diprediksi dengan sound logic -- akan tetapi kebenaran skor akhir yang spesifik, yakni 3-0, adalah keberuntungan semata.

Tips prediksi 3: Hindari membela 1 buah tim saat membuat dugaan. Kita boleh selalu berpikir tim tajuk mahkota kita unggul, tapi ketika membuat perkiraan tentu pikiran harus diutamakan di atas fanatisme kukuh.

Saya tersenyum saat mengatakan di satu buah media masa tentang persamaan-persamaan final Perhubungan Champions tahun ini secara tahun 1997 saat Dortmund menjadi unggul terakhir periode. Banyak pembaca saya tetap terpancing untuk memprediksi kelebihan Dortmund berdasarkan fakta-fakta ini. Mereka meleng bahwa fakta-fakta tersebut memukau dan benar2 benar adanya, namun bukan memiliki kolerasi apapun dengan pertandingan final Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah keaslian dengan fenomena yang lain merupakan salah satu rupa dari sekian banyak tingkah fallacy of logic.

Trik prediksi 4: Jangan terperosok para wartawan yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang sifatnya sebatas entertainment (menarik), akan tetapi dijual seakan akan terampil menjadi limbung membuat satu prediksi sayembara.

Dalam tulisan yang sama statistik pertandingan rumpang Dortmund vs Bayern pun dimunculkan muncul bertahun-tahun ke belakang. Karena sejarah statistik Dortmund memang raya saat melawan Bayern, tidak sedikit yang kemudian menilai BVB akan siap mengalahkan Bayern di kesimpulan Eropa. Hal ini mengecoh. http://888bola.com/ Mengapa? Sebab statistik zaman "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan mutakhir. Statistik dahulu musim pula biar tidak siap dengan begitu saja menjadi tolok ukur. Perkembangan kedua tim sejak pertemuan buncit perlu dipertimbangkan.

Tips dugaan 5: Manfaatkan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Dikau pada statistik pertandingan rumpang kedua menjimbit yang paling dekat dengan saat ini. Selain itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan performa permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) kedua tim dengan keseluruhan (melawan siapa saja), untuk masa akhir-akhir ini saja.

Karena perkiraan saya kadang kala saya tampilkan di twitter (@coachtimo), besar pihak mohon saya menjangka berbagai pertandingan lainnya. Mayoritas saya abaikan atau hamba tolak beserta alasan tenang paham hal kekuatan kedua tim. Keterangan saya ini senafas dengan tips bayangan berikut.

Trik prediksi 6: Jangan sok tahu. Hindari mencoba-coba membuat perkiraan tanpa dilatar belakangi keterangan dan warta yang bagus mengenai kru atau perkongsian tersebut. Kalau bukan pakarnya English Premiere League, misalnya, hindari membuat prediksi tentang MU vs Chelsea. Aku mustahil sebagai pakar tentang semua liga yang tersedia. Akui selalu.

Tips prediksi 7: Aku juga gak seharusnya memprediksi setiap sayembara. Ada waktunya pertandingan super sulit diprediksi. Analisa Engkau deadlock. Prosentase kemenangan bagi kedua menyunggi menurut Kamu 50-50. Bahwa sudah demi tahan muncul, hindari memaksakan diri menghasilkan prediksi. Dengan demikian prosentase kejituan bayangan anda dengan meningkat.

Sedang banyak pertimbangan lainnya yang bisa dan patut dipakai dalam menciptakan sebuah dugaan yang berkualitas. Karena keterbatasan tempat abdi berhenti mencapai berbatas di sini dulu.

Ingat: satu buah prediksi yang berkelas bukan melulu ditentukan oleh kebenaran prediksi tersebut. Sebuah perkiraan yang berkualitas, baik sah maupun melenceng, seharusnya dinilai dari reason atau kualitas analisa yang ada di belakangnya.

Comments


Make your free website at Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!